Kesesatan kedua = oli + minyak goreng

Assalamualaikum wr.wb

Selamat pagi siang sore malam buat sobat sobit semua ….. Semoga kita selalu dalam lindunganNya dalam keadaan sehat wal afiat , segar bugar dan sanggup membaca artikel anti mainstream berikut ini sampai akhir. ….. Amin 1000x

Setelah sebelumnya kesesatan pertama saya ialah terpakainya oli mobil / diesel di mesin sepeda motor bisa anda lihat di artikel persis sebelum ini , maka tidak ada salahnya saya ajakin anda semua buat gabung di kesesatan kedua yg lebih asoy, lebih murah meriah, lebih bersahabat dimana mana…. Dan tentunya lebih membuat kening anda mengkerut lebih dalam lagi …..

Awalnya sih , wacana ini saya dengar dari penuturan salah seorang teman di basecamp http://tebe7.wordpress.com , dimana dia saat itu sebagai ojek online kehabisan oli pada motor gt125, padahal jauh darimana mana. Walhasil beliau mengisikan minyak goreng ke dalam mesinnya. Masalahnya ialah setelah diisi minyak goreng , dipake nya malah enak dan nggak kalah sama oli mahal bahkan sampai ribuan km kemudian.

Selanjutnya ,

Saya kemudian tercengang cengang agak ndomblong disaat ngepoin grup isuzu panther 1001 masalah dan solusinya. Ini adalah grup facebook dimana saat itu ternyata banyak juga anggotanya yang menuangkan minyak goreng bahkan kedalam oli mesin dan bbm solar. Whattt ? Iyaaaa…. Selain ke mesin ( 3:1 ) ternyata bbm solar juga dicampur sama migor dengan testi positif.

Setelah melalui beberapa pertimbangan, maka gada salahnya shogun 110 yg nganggur dirumah saya cobain. Saat itu saya pake oli bekas 700ml plus minyak goreng 100ml karena kapasitas oli totalnya cuma 800ml. Kenapa oli bekas ? Karena fikir saya kalo memang minyak goreng bisa meningkatkan kinerja oli, maka oli bekas pun harusnya terasa lebih baik daripada sebelumnya . Masuk akal kan ?

Hasilnya ? Ehm …. Diluar dugaan sodara …. Kurang lebihnya seperti ini :

  • Pada pemakaian pertama mesin masih nggak enak ( oli bekas bok ! ) Sewajarnya oli bekas lah ….
  • Saat mesin mulai panas , malah semakin halus
  • Kinerja kopling lebih empuk
  • Oper gigi lebih empuk
  • Semakin mesin panas , suara mesin malah lebih halus dan tidak ada drop power
  • Tidak ada asap diknalpot ( saya nggak tahu apa hasil persenyawaan ini sehingga fikir saya bisa jadi akan lolos dr ring piston )

Nah, keadaan diatas masih berlanjut sekitar 6 bulan dengan pemakaian hanya sekitar 3-5 km/hari.

Kemudian, keisengan berlanjut dengan membeli oli baru murah meriah yaitu mesran super curah literan dg komposisi 600ml oli baru + 200ml minyak Goreng. Hasilnya ? Interval pergantian oli semakin panjang dan mesin lebih halus. Tapi itu masih di shogun 110 dg pemakaian km sedikit perharinya ( sekarang sudah 8 bulanan dan belum saya ganti )

Bagaimana dg pemakaian load berat dan tinggi jarak tempuhnya ?

Ini juga sudah saya coba bahkan sampai sekarang. Yaitu pada motor smash 110 th 2002 dengan jarak rata rata perhari 80 sd 100km. Dan hasilnya ngga jauh beda dengan paparan diatas.

Hasil searching saya secara ilmiah masih minim informasi ( mbah gugel ) tetapi ada satu kenyataan menarik dimana suhu penguapan minyak goreng ternyata lebih tinggi dari oli mesin. Ini dapat dikatakan minyak goreng lebih tidak mudah menguap daripada oli mesin. Ingat ! Ini suhu penguapan ya, bukan suhu mendidih.

So , kesimpulan saya sementara ini ialah :

  • Minyak goreng bersenyawa dg oli entah jadi apa
  • Tidak peduli oli apapun bahkan oli bekas, efeknya akan sama
  • Rasa rasanya seperti minyak goreng ini menambah kental oli saat mesin panas yg justru berimbas lebih baik pada mesin.

Percobaan saya diatas masih belum diberlakukan pada motor berkopling manual dan basah tetapi saya yakin 100% kalau untuk metic hasilnya akan sama.

Kemudian , percobaan masih dengan prosentase diatas , belum mencoba prosentase lebih banyak lagi dikarenakan saya masih belum dan nggak yakin minyak goreng bisa menggantikan oli mesin secara 100%.

Kemudian ( lagi ), hasil percobaan belum diketahui efek jangka panjangnya. Misalnya ada pertanyaan apa nggak menimbulkan kerak ? Maka sy belum bisa menjawabnya.

Kemudian ( lagi & lagi ) , Apakah ada pengaruh di seal seal mesin ? Saya juga belum bisa menjawabnya lagi.

Jadiii ….. Apakah anda akan percaya dengan tulisan diatas ? Ataukah hanya akan penasaran belaka kebawa mimpi ? Hanya anda dan rumput bergoyang yang tahu ….

Saya hanya bisa berdoa semoga tulisan ini akan menghantui hidup tenang anda , bahkan sampai kealam bawah sadar anda …. dan arwah anda tidak akan tenang sebelum mencobanya ……

Blue Smash 2002

2 thoughts on “Kesesatan kedua = oli + minyak goreng”

  1. Gl 200 saya nda cocok

    Tp emang sblmnya msin ndak sehat. Dicekokin campuran oli dan migor.
    Suatu saat pulang nge date. Ngejim
    . Heheh
    Itu 3 thn yg lalu. Tpi dari kjadian itu ktemu bengkel yg cucok meong. dan langganan sampe skrg

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s