Trik U-Engines : Cooling system

sobat bikers sekalian,

jika kita penggemar khasanah per otomotif-an tentu sdh nggak asing lagi sama bermacam2 konfigurasi engine yg dipakai produsen motor/mobil. Lha untuk sekarang ini, kebanyakan make inline ( silinder sejajar ) dan V engine, kemudian adapula boxer engine yg silindernya 180′. Padahal diluar tiga itu masih ada beberapa konfigurasi mesin yg kurang diminati untuk diproduksi. Entah karena cost production ataupun life time mesin itu sendiri. Diantaranya ialah :

  1. mesin rotary , piston berbentuk bintang bisa segi 3, segi lima, dst.
  2. mesin radial, ini masih pake piston biasa tetapi gerak as kruknya seperti orbit planet
  3. W engine, ini jajaran piston seperti huruf W dengan satu as kruk
  4. L engine, konfigurasi pistonnya saling membentuk sudut siku terhadap piston laiinnya, sejatinya ini V engine dg derajat kemiringan 90′
  5. U engine, lha ini samaskali nggak masyhur….. mari kita bahas setelah yg satu ini
  6. …. dst…..

U engine sejatinya adalah mesin normal satu silinder dijajarkan. Jadi ada 2 piston, 2 stang piston, dan dua askruk. untuk lbh jelasnya bisa tanya bang Wiki ini, atau cekidot gbr berikut :

nah, dua as kruk tadi bisa dihububgkan baik dg gear, belt,rantai, dsb.

Kelebihan U Engine

Konfigurasi ini menurut saya sebenarnya hebat, karena setiap as kruk itu punya momentum, maka dua as kruk sama saja dengan mempunyai 2x lipat momentum dibandingkan konfigurasi 2 piston dan 1 ak kruk. Bahasa mudahnya ? torsinya nampol banget bahkan di motor overbore skalipun. Kemudian karena punya as kruk terpisah, maka sirkulasi oli memiliki jalur sendiri2 setiap solilindernya.

Kelemahan U Engine

Setiap konfigurasi mesin pasti memiliki kelemahan di satu sisi nya. Lha U engine ini , kelemahan terbesar dan belum terpecahkan ialah panas mesin di blok mesin bagian belakang. Susah lho…. lha poro insiwur aja sdh coba pake radiator coolant, ya tetep aja…. akan melemah kekuatan mesin belakangnya.

Nah, entah setan apa ( semoga bukan setan ) siang ini bikersoak kedapatan wangsit untuk memberikan sentuhan lain di konfigurasi ini, yaitu dirubah dari posisi puston konvrnsional berdiri menjadi tiduran macam motor bebek. Lha iseng2 pake head honda seri C100 jadinya spt dibawah ini :

jadi intinya tuh mesin dua duanya dapet pendinginan dari udara depan, sdh ngga pusing panas lagi. Tinggal mikirin bentuk sasis sama keseimbangan motor…. wkwkwkwk…. ( itu bukan tugas saya, biarlah mungkin setan lain lewat …. ya ngga tau lagi )

Demikian sobat, artikel ngga penting kali ini…. semoga bisa menambah fantasy anda … dan syukur2 ada yg mau mweujudkannnya….. hahahah…..

keep safety riding no sleding !

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s