Segelintir pencerahan ttg Fedusia/fidusia/fiducia

ayamkucirkawan… ternyata banyak yg agak ngganjel dari artikel saya yg kemarin ! ( baca : http://bikersoak.com/2016/02/09/hak-fedusia-yg-kredit-motor-wajib-tahu/ ) sehingga wajib rasanya bagi ane untuk memperjelas apa itu perjanjian fidusia/fedusia/fiducia ????? Bagi anda yg merasa bekerja di area leasing dan bank per kreditan, ane mohon maaf sebesar besarnya, bukannya ane mau merugikan perusahaan anda, tapi ane merasa mempunyai kewajiban untuk menyebarkan hal hal yg sudah seharusnya orang lain tahu. anda boleh berdasi, rapi, kendaraan bagus, di pandang sama tetangga, tapi apalah artinya semua itu jika hidup anda tidak barokah ?? dikasi ujian macem macem ????…. padahal yg ngganjel keberkahan hidup itu dari diri kita sendiri………………….. catettt…. !!!!

Satu pertanyaan saya : apa iya rejeki/gaji dari hal riba adalah baik untuk keluarga dan kehidupan anda ???? 

Berdasarkan obrolan dari rekan pengacara, didapat kesimpulan sbb :

  1. Definisi perjanjian Fedusia/fudusia/fiducia : Perjanjian fidusia adlh perjanjian hutang piutang antara kreditur dg debitur yg melibatkan penjaminan yang kedudukannya tetap dlm penguasaan pemilik jaminan dan dibuat Akta Notaris dan didaftarkan ke kantor pendaftaran fidusia.
  2. Pernahkah anda kredit kendaraan dg mendaftarkan perjanjian ke Notaris/pengacara ??? Atau pernahkah anda diajak ke notaris saat akad kredit ???kenapa ???
  3. apakah perjanjian yg kita tanda tangani saat akad kredit itu termasuk perjanjian fidusia? Jawabannya, TIDAK!
  4. Jika anda membaca baca surat perjanjian kredit , ada kata “Dijaminkan Secara Fidusia” tdk lantas secara otomatis membuatnya mjd sebuah perjanjian fidusia
  5. Perjanjian yg kita tanda tangani dg tdk dihadapan notaris itu disebut “Perjanjian Dibawah Tangan” bukan perjanjian fiducia.
  6. Artinya pihak kreditur tdk memiliki hak eksekutorial atas jaminan (motor/mobil)
  7. Dlm STNK dan BPKB motor/mobil tsb yg tertera adalah nama kita, bukan nama Bank/Leasing,Artinya motor/mobil tsb secara hukum sah merupakan milik kita, bukan milik Bank/Leasing.
  8. hubungan antara kita dg pihak Bank/Leasing adlh hubungan hutang piutang biasa
  9. Satu2nya pihak yg berhak melakukan eksekusi di negara ini adalah Pengadilan melalui keputusan eksekusi pengadilan. Artinya Bank/Leasing apalagi debt collector sama sekali tdk berhak melakukan eksekusi dg alasan apapun.
  10. Fakta : Tentu saja Bank/Leasing tdk mau menempuh proses pengadilan krn selain memerlukan biaya juga butuh waktu yg tdk sebentar
  11. keputusan pengadilan pasti akan memerintahkan utk dilakukan pelelangan terhadap motor/mobil kt tsb, Dimana hasil lelang harus dibagi dua. Pertama utk membayar sisa hutang kt kpd Bank/Leasing, sisanya mjd hak kita, Cara diatas adalah cara yg sesuai aturan hukum dan tentu saja adil bagi kedua belah pihak. Namun Bank/Leasing tdk menyukainya.
  12. kasus ini adalah kasus hutang piutang (Perdata) bukan kasus pidana. Jd bahkan polisi pun tdk blh ikut campur apalagi Debt Collector. Maka jgn terkecoh oleh oknum polisi yg sering membekingi debt collector. ( terimakasih LMP )

Oke kawan…. semoga yg singkat ini bisa lebih mencerahkan…. dan lebih menambah ke hati hatian kita bagi yg sudah kadung kredit di bank / leasing.

Lebih baik rejeki sedikit tapi bermanfaat daripada rejeki banyak tapi mudharat !!

 

Advertisements

7 thoughts on “Segelintir pencerahan ttg Fedusia/fidusia/fiducia”

    1. Mohon pencerahan surat kapolri no. 8 tahun 2011 bahwa yang berhak eksekusi kendaraan kita adalah kepolisian. Yang saya tanyakan Setelah terjadi putusan pengadilan atau sebelum ada putusan pengadilan. Kl sebelum ada putusan pengadilan hukumnya bagaiman?

      Like

  1. Sedikit pencerahan:
    – Akta bisa dibuat di bawah tangan kemudian dilegalisasi di notaris dan terakhir didaftarkan.
    – Lha kalo ngutang pake jaminan rumah sertifikatnya juga pasti atas nama si kreditur maka kemudian dipasang Hak Tanggungan, kalo mobil/motor dipasang fidusia
    – Dengan memasang HT & fidusia bank memiliki hak preferen atas objek tersebut

    Mungkin ada yg keliru silahkan dikoreksi mas.. Saya kerja di bank tapi bagian corporate banking yg menangani kredit >100 Milyar sehingga jarang sekali pasang fidusia, berbeda dengan rekan2 di SME atau kredit mikro dan KKB.

    Setahu saya juga leasing/finance kadang2 memang malas mendaftarkan fidusia, berbeda dengan bank.

    Like

  2. Min, coba teman nya yang pengacara d suruh kuliah hukum lagi. Dan buat admint sebelum buat artikel tentang ap itu fidusia/fiducia pahami dulu isi dari UU NO 42 TH 1999. Satu lagi nieh min, pahami jg perkap no thn 2011 tentang pengaman aset jaminan fidusia. Kalo udah paham baru boleh di publikasi kan. Biar masyarakat tidak salah tanggap dan salah pengertian, khusus ny masyarakat dengan kategori kredit macet.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s