Hak Fedusia/fidusia/fiducia, yg kredit motor wajib TAHU !!

Hai kawan !!!

  1. Apakah anda sedang dalam masa kredit kendaraan bermotor ???
  2. Apakah anda sedang dalam masa sulit sehingga belum mampu membayar angsuran ???
  3. Atau pas ada kejadian di kehidupan anda sehingga anda gagal bayar kredit ??? ( entah ortu,sanak,keluarga sakit , atau yg lain lain ? )

Jika demikian , perlu kita ketahui bersama beberapa fakta berikut ini :

  1. Bank Indonesia dalam Surat Edaran BI No. 15/40/DKMP tanggal 23 September 2013 mengatur bahwa syarat uang muka/down payment (DP) kendaraan bermotor melalui bank minimal 25 persen untuk kendaraan roda dua dan 30 persen untuk kendaraan roda tiga atau lebih untuk tujuan nonproduktif. Serta 20 persen untuk kendaraan roda 3 atau lebih untuk keperluan produktif.
  2. Kementerian Keuangan telah mengeluarkan peraturan yang melarang leasing atau perusahaan pembiayaan untuk menarik secara paksa kendaraan dari nasabah yang menunggak kredit kendaraan. Hal itu tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No.130/PMK.010/ 2012 tentang pendaftaran Fidusia bagi perusahaan pembiayaan yang dikeluarkan tanggal 7 Oktober 2012.

Nah, ini yang penting , yaitu tentang Fedusia ….

debthantu.jpgMenurut Undang-Undang Nomor 42 Tahun 1999, fidusia adalah suatu proses mengalihkan hak milik atas suatu benda dengan dasar kepercayaan, tapi benda tersebut masih dalam penguasaan pihak yang mengalihkan. Fidusia umumnya dimasukkan dalam perjanjian kredit kendaraan bermotor. Kita sebagai debitur membayar biaya jaminan fidusia tersebut.

Jadi “sebenar”nya, setiap pihak leasing wajib mendaftarkan setiap transaksi kredit di depan notaris atas perjanjian fedusia/fidusia/fiducia ini. Tapi apa yg terjadi ? kita hampir tidak pernah mendengar kata “fedusia/fidusia/fiducia ” ini, dan konsumen sangat asing sekali dengan kata ini. Jadi alur yg sebenarnya ialah nasabah+pihak leasing+notaris membuat perjanjian fedusia /fidusia/fiducia sebagaimana pengertian diatas sebelum kendaraan ditangan konsumen. Apa maksudnya ??? jadi perjanjian /fidusia/fiducia ini melindungi aset konsumen, leasing tidak bisa serta merta menarik kendaraan yg gagal bayar karena dengan perjanjian fedusia/fidusia/fiducia, alur yg seharusnya terjadi adalah pihak leasing melaporkan ke pengadilan ! Artinya, kasus Anda akan disidangkan, dan pengadilan akan mengeluarkan surat keputusan untuk menyita kendaraan Anda. Dengan demikian, kendaraan Anda akan dilelang oleh pengadilan, dan uang hasil penjualan kendaraan melalui lelang tersebut akan digunakan untuk membayar utang kredit Anda ke perusahaan leasing, lalu uang sisanya akan diberikan kepada Anda.
Baca juga =http://bikersoak.com/2016/02/13/segelintir-pencerahan-ttg-fedusiafidusiafiducia/

Nah, kenapa pihak leasing tidak membuat mendaftarkan setiap satupersatu perjanjian kredit fedusia/fidusia/fiducia ke notaris ?? padahal itu kewajiban mereka ???? terus terang saya cuman bisa berasumsi ini akan merugikan pihak leasing !!! Jika leasing tidak segera menarik kendaraan konsumen ( padahal dilarang ) maka akan semakin banyak tunggakan, sedangkan kendaraan itu sendiri bisa langsung dilelang oleh leasing itu sendiri tanpa peduli berapa uang yg sudah dikeluarkan nasabah untuk mencicil !! ……… jadi pihak leasing bisa untung dobel, ya dari kendaraan seken yg dijual plus pembayaran cicilan konsumen. Bayangkan jika anda sdh mencicil lebih dari 50% kemudian kendaraan diambil leasing, dilelang tanpa tahu laku berapa ??? Dan anda ngga dikasi sepeserpun ???? Kejam ??? ya tentu saja kejam !! tapi itulah yang terjadi ….. semoga para pegawai dan owner leasing sadar itu !!!!! ohiiya, jangan salah arti dulu, dengan adanya artikel ini bukan berarti nasabah bebas bayar cicilan, tapi tetap diselesaikan scr hukum di pengadilan !!! Dua duanya punya hak kewajiban masing masing, berarti tdk boleh mengambil keputusan sepihak. Wong perjanjian fedusia/fidusia/fiducia itu harusnya melindungi kedua pihak, dari leasing terbebas dari nasabah nakal, dan nasabah terhindar dr leasing nakal, fair toh ????

debt collector.jpgJadi apa saran biker soak ???? Jika kendaraan akan ditarik leasing, mintalah surat perjanjian fedusia/fidusia/fiducia ( saya yakin mereka nggak punya ) dan sebelum ada itu jangan boleh bawa kendaraan anda !!! karena apa ??? jika mereka membawa sepucuk surat fedusia/fidusia/fiducia ( yg tyt palsu ) silakan anda bawa ke hukum, pihak leasing akan di denda minimal 1,5 Milyard atau dibekukan operasionalnya !!!

Jika ada pemaksaan pengambilan kendaraan ??? mari kita lihat cuplikan dari pihak kepolisian berikut ini :

Tindakan Leasing melalui Debt Collector/Mata elang yang mengambil secara paksa kendaraan dirumah, merupakan tindak pidana Pencurian. Jika pengambilan dilakukan dijalan, merupakan tindak pidana Perampasan.

So bagaimana menghadapi debt collector/ tukang tagihnya ????

  1. Jika para penagih utang berusaha merampas barang cicilan Anda, tolak dan pertahankan barang tetap di tangan Anda. Katakan kepada mereka, tindakan merampas yang mereka lakukan adalah kejahatan. Mereka bisa dijerat Pasal 368, Pasal 365 KUHP Ayat 2, 3, dan 4 junto Pasal 335. Dalam KUHP jelas disebutkan, yang berhak untuk melakukan eksekusi adalah pengadilan. Jadi, apabila mau mengambil jaminan, harus membawa surat penetapan eksekusi dari pengadilan negeri. Ingatkan kepada mereka, kendaraan cicilan Anda misalnya, adalah milik Anda, sesuai dengan STNK dan BPKB. Kasus ini adalah kasus perdata, bukan pidana. Kasus perdata diselesaikan lewat pengadilan perdata dan bukan lewat penagih utang. Itu sebabnya, polisi pun dilarang ikut campur dalam kasus perdata. Kasus ini menjadi kasus pidana kalau para penagih utang merampas barang cicilan Anda, meneror, atau menganiaya Anda. Untuk menjerat Anda ke ranah pidana, umumnya perusahaan leasing, bank, atau koperasi akan melaporkan Anda dengan tuduhan penggelapan.
  2. Jika para penagih utang merampas barang Anda, segera ke kantor polisi dan laporkan kasusnya bersama sejumlah saksi Anda. Tindakan para penagih utang ini bisa dijerat Pasal 368 dan Pasal 365 KUHP Ayat 2, 3, dan 4 junto Pasal 335.
  3. Jangan titipkan mobil atau barang jaminan lain kepada polisi. Tolak dengan santun tawaran polisi. Pertahankan mobil atau barang jaminan tetap di tangan Anda sampai Anda melunasi atau ada keputusan eksekusi dari pengadilan. Berkonsultasi hukumlah kepada Lembaga Perlindungan Konsumen, Komnas Perlindungan Konsumen dan Pelaku Usaha, atau Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen( source lmpbanyumas.wp.com)

Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 130/PMK 010/2012 tentang Pendaftaran Fidusia yang mewajibkan leasing mendaftarkan jaminan fidusia paling lambat 30 hari sejak perjanjian kredit ditandatangani. Leasing yang tak mendaftarkan jaminan tersebut terancam dibekukan usahanya.

Tanyakan soal fidusia ini kepada leasing dan pastikan bahwa jaminan telah didaftarkan. Menurut Peraturan Kapolri Nomor 8 Tahun 2011, satu-satunya pihak yang berhak menarik kendaraan kredit bermasalah adalah kepolisian.

Jadi , dengan artikel ini… semoga anda sudah bisa jelas akan hak hak anda sebagai konsumen, jangan mau di plokotho pihak lain …..

=================== salam sempak ! ================================

pict source : sekedarcatatn.net, binpers.com,lmpbanyumas.wp.com

Advertisements

165 thoughts on “Hak Fedusia/fidusia/fiducia, yg kredit motor wajib TAHU !!”

    1. YANG BENER TU KAWAN2 DARI PIHAK KONSUMEN…
      KLO PIHAK LESING PAKE DEBT COLEKTOR/PREMAN, KITA HARUS PAKE PREMAN JUGA, AYO KITA BUAT ATAU KITA GALANG KELOMPOK FRONT ANTI DEBT COLECTOR/FRONT PEMBELA KONSUMEN KAWULO ALIT…
      SUPAYA KLO ADA KEJADIAN PENARIKAN JAMINAN KREDIT SECARA PAKSA OLEH BANGSAT BANGSAT COLECKTOR, KITA ADA YANG MEWADAHI DAN KITA GUNAKAN JALAN PREMANISME JUGA…
      IBARAT PEPATAH VIRUS LAWANNYA VIRUS, BEGITU JUGA COLEKTOR DI AWAN DENGAN PREMANISME…. WAKAKAKAKAKAKAKAK….
      COLECKTOR BANGSAT….

      Like

      1. alahhh… bilang aja lo konsumen pengecut… yg maunya utang busuk… kalo lo manusia yg kopratifff.. tau pakai aja bayar gk mau… maksud loe gratisan… hahaha miskin banget sih loe

        Like

  1. Terima kasih informasinya, tapi bukankah selain fidusia ada jg yg namanya perjanjian kredit antara leasing dgn customernya, dimana biasanya isi perjanjian kredit tersebut terdapat klausula bahwa jika customer gagal bayar angsuran/wanprestsi maka pihak leasing berhak mengambil asset/kenderaan yg sedang di cicil.
    mohon pencerahannya mas ..
    thanks

    Like

      1. Hahahaha…..maka baca dulu uu fiducianya mas…..jgn bikin artikel sok tahu….nih aq ksh tahu…

        Perjanjian Pembiayaan Konsumen yg di ttd sama kreditur dgn debitur itu adalah perjanjuan pokok (utama). Dibuat dibawah tangan.

        Perjanjian Pembiayaan Konsumen (Perjanjian Pokok) bila ingin diletakan pembebanan fiducia thd barang yg dijaminkan yg diatur dlm perjanjian pokok/utama HARUS memakai akta jaminan fiducia yg dibuat oleh notaris yg kemudian akta jaminan fiducia itu didaftarkan ke Kantor Pendaftaran Fiducia pd lingkungan DepKumHAM.

        Akta Jaminan Fiducua itu adalah perjanjian assesoir (ikutan) dari adanya Perjanjian Pokok (Utama) yg dibuat lbh dl ada oleh kreditur dgn debitur secara di bawah tangan.

        Kl debitur merasa tdk pernah ke notaris, maka debitur itu bodoh, stupied nggak baca perjanjian pokoknya ketika ajukan pembiayaan.

        Saya ksh th, debitur nggak perlu hdr ke notaris, krn debitur sdh memberi kuasa pembebanan kpd finance utk bikin akta jaminan fiducia.

        Baca uu fiducia dl deh….br nulis artikel …

        Like

    1. Ini namanya gagal paham mas… hahaha…
      Sebenarnya intinya adalah kalo gk mau berhubungan dg debt kolektor atau tak mau unitnya di tarik atau titip rawat, maka bayarlah sesuai perjanjian kontrak yaitu tepat setiap jatuh tempo, dan perjanjian pembiayaan tsbt di ikat dgn FIDUSIA tsbt…

      Like

      1. Kalau kesulitan uang bicarakan dgn kreditur, minta restruktur kek, atau kendaraannya dijual kpd orang lain melalui pengalihan secara resmi dengan mengisi formulir pengalihan yg disediakan dan disetujui oleh kreditur.

        Jangan terus digadaikan. Kebiasaan debitur selama ini suka menggadaikan kendaraan ketika nggak mampu bayar dgn alasan alasan.

        Like

    2. Artikelnya salah kaprah…fidusia lahir karena spirit jaminan dari pemerintah terhadap investasi pelaku usaha. Dan untuk mengatur hak konsumen yg belum ada selama ini terutama menyangkut lembaga keuangan lahirlah OJK dgn product hukumnya UU OJK no 29 sampai 31.

      Like

    3. Maap kalo salah … tp yg menjadi dasar tetap peraturan yg di keluarkan pemerintah termasuk Peraturan Mentri Keuangan PMK Nomir 130/PMK.010./2012

      Like

    4. nah loe udah tau isi perjanjian itu… dan saya sebagai pihak leasing tidak memaksa loe sebagai konsumen dan diproses pas masa survey nya.. kalo lo kbratan dngan pasal” leasing tersebut.. loe bisa cancel. tapi klo loe siap dengan sansi” trsebut. broses kredit dilanjutkan..

      intinya. tidak ada unsur paksaan untuk menjadi konsumen.

      Like

  2. Artikel menyesatkan, justru fiducia itu membantu leasing dalam menyelamatkan asetnya dari konsumen bandel, belum pernah baca isi fiducia nih yg bikin artikelnya. Fiducia itu berarti pihak leasing diberikan hak eksekutorial sama seperti putusan pengadilan terhadap barang jaminan. Makanya baca dlu isi fiducia baru terbitkan artikelnya

    Like

      1. Untuk mendaftarkan jaminan ke kantor pendaftaran fidusia membutuhkan biaya dan proses yang cukup rumit, sehingga banyak leasing yang tidak mendaftarkan jaminannya.
        Sehingga Akibat hukum pelaksanaan eksekusi jamnian fidusia yang tidak didaftarkan dalam hal debitur (konsumen) melakukan wanprestasi maka secara normatif kreditur (Leasing) tidak sah menggunakan parate executie (eksekusi langsung), dan proses eksekusinya harus dilakukan dengan cara mengajukan gugatan perdata ke Pengadilan Negeri melalui proses Hukum Acara Perdata hingga turunnya putusan hakim yang mempunyai kekuatan hukum tetap

        Like

      2. Jangan sesat om, punya data otentik dengan leasing hampir 100% tidak mendaftarkan perjanjian Fedusia (saya benerin Fiducia).. hehehe.. sehingga pencerahannya bukan reka2.. Justru pihak perusahaan pembiayaan dirugikan kalau tdk daftar fiducia nya.. ruginya ; eksekusi akan berpotensi masalah, sampai ke sanksi administrasi hingga pencabutan izin operasi oleh instansi terkait..
        Jangan sesat ya om..

        Like

      3. Baca dulu aturan leasing.. jgn cpt terpengaruh artikel menyesatkan spt ini.. utang wajib di bayar..dan tepat wkt.. klu tdk tepat wkt perusahaan bs mati..andaikata anda berada di posisi leasing maka anda tdk mau jg org yg punya utang mempermainkan anda bkn? Yg payah bayar utang itu lah sifat yg lbh buruk dr sifat binatttang!

        Like

    1. maaf, bagaimana nasabah akan tahu perjanjian fidusia jika leasing aja tidak mendaftarkannya ??? justeru pihak leasing selalu menghindar dari perjanjian ini ??? saya paham kok harusnya perjanjian fidusia ini menguntungkan kedua belah pihak ….

      Like

      1. Sebelum orang awam kredit motor pernahkah fihak leasing menjelaskan apa itu pidusia .coba kalian fahami .

        Like

    2. Fidusia yang lo maksud Fidusia dibawah tangan kali bro, yang gak pake Notaris dll … Kalau nggak salah di setiap perjanjian Fidusia dibuat harus ada uang yang dikeluarkan oleh leasing per unit kendaraan yang keluar.. Psti ribet ribet ribet… Yang ada pake eksternal aja dah

      Like

      1. di artikel ini sy menekankan ketidk tahuan konsumen akan perjanjian fidusia, sangat disayangkan banyak yg berkonotasi negatif

        Like

    3. Fiducia itu berarti pihak leasing diberikan hak eksekutorial sama seperti putusan pengadilan terhadap barang jaminan –> justeru ini yg menyesatkan. Anda berada dimana ??? mari kita ngobrol bersama ( tentu dengan pihak yg relevan )

      Like

      1. Saya yakin @mau tau aja; pasti dia ini org leasing sehingga dia memutar balik fakta yg ada. Jd gak perlu di tanggapi om.

        Like

      2. sudah diatur om di Undang-undang No. 42 tahun 1999 tentang jaminan fidusia, pada pasal 15 ayat(2) “Sertifikat Jaminan Fidusia sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) mempunyai kekuatan eksekutorial yang sama dengan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap”

        Like

    4. Benar gan.. yg buat artikel gak baca.. hanya tau kulit langsung tulis artikel.. dari tulisan Fedusia aja dah kelihatan.. hehehe..
      Begitu sertifikat fiducia keluar, putusan pengadilan tdk d perlukan lagi.. krna hak eksekutorialnya sdh sama dengan putusan pengadilan..
      Kalau Finance dilemahkan seperti artikel sesat ini, semua Perusahaan pembiayaan bangkrut gan.. hehehe..
      Mengenai eksekusi, pidana umum perampasan atau perampokan bisa jadi delik aduan kalau petugas blm memperkenalkan diri dan menunjukan surat kuasa penarikan dari perusahaan ( ya itu mah kena rampok namanya ).. buka polisi ya gan yg eksekusi.. kalau didampingi oleh aparat itu sifatnya perlindungan yg d minta sesuai prosedur d kepolisian.. jadi jangan menyesatkan ya gan..

      Like

    5. Memang debt kolektor itu semua brengsek. Bca finance juga penipu, perampok, pencuri. Loe paling kerja sebagai kolektor makanya mulut loe banyak omong. Gak suka sama tulisan gw laporan gw kalo brani. Kalo gak laporin gw berarti kalian itu bener penipu.

      Like

  3. sayangnya hanya segelintir orang yang tau, dan ketika hal itu terjadi pihak leasing dengan dc nya yg menyeramkan dan konsumen yang awam hanya melongo ketakutan menyaksikan unitnya ditarik. terima kasih artikelnya

    Like

    1. Gimana orang awam yg tdk tau fidusia. Jangan km mersa pihak leasing saja dirugikan .orang yg buta hukum alias orang awam juga sangat rugi .fahami itu

      Like

  4. Yg jelas klo gak mau di tarik ya bayar,klo gak mampu bayar ya balikin tu unit
    Dan tolong juga sebutkan leasing apa saja yg tdk mendaftarkan fidusia,
    Jngn asal ngecap tapi gak ada bukti yg ontentik

    Like

  5. Rata2 smw lesing saat ini telah mendaftarkan fidusia ke notaris, karena saat pengajuan kredit biasanya biaya fidusia telah include didalamnya,, yg menjadi persoalan adalah jika hasil lelang dibawah pokok hutang yg ada di lesing maka nasabah wajib membayar sisa nya….jika melebihi pokok hutang barulah sisanya di pulangkan….

    Like

    1. Pada praktiknya tidak semua leasing mendaftarkan jaminan ke kantor jaminan fidusia, dengan berbagai alasan diantaranya :
      – Pendaftaran jaminan fidusia membutuhkan biaya yang tidak sedikit sehingga (mulai dari biaya notaris sampai biaya pendaftaran jaminan).
      – Pendaftaran jaminan fidusia membutuhkan waktu
      – Jangka waktu kreditnya hanya berlangsung selama tidak lebih dari satu tahun.
      – Nilai pinjaman kecil dan debitur sudah dikenal dengan baik oleh kreditur bersangkutan.

      Padahal di PMK Nomor 130/PMK.010/2012 ditegaskan di pasal 2 yang berbunyi “Perusahaan pembiayaan wajib mendaftarkan jaminan fidusia pada kantor pendaftaran fidusia paling lama 30 (tiga puluh) hari kalender terhitung sejak tanggal perjanjian pembiayaan konsumen”

      Like

  6. Teman teman, leasing juga tidak akan menarik kenderaan anda kalau anda tidak menunggak..
    Dan untuk tahun 2014 ke atas rata rata leasing ternama sudah mendaftarkan Fidusia.. Memang benar setiap penarikan harus melampirkan surat fidusia dan tanda terima kenderaan..
    Akan tetapi setiap leasing akan memberikan tempo waktu ke debitur untuk melunasi hutang sebelum unit tersebut di lelang..
    Akhir kata jika menunggak sudah seharusnya menanggung akibatnya bukan malah mempersulit leasing yang awalnya mau membantu anda sekalian memiliki kenderaan..
    Bunyi di Fidusia kita berhak mengeksekusi jaminan jika debitur sudah cedera hukum..
    Ingat di proses hukum pun tidak akan memenangkan anda jika memang anda menunggak..

    Like

    1. customer wanprestasi aja udah melanggar kontrak,, salah satu contoh lewat 1 hari dr tanggal jatuh tempo di perjanjian… Itu sudah menyalahi,,
      Kl pun unit dititip jual ke leasing, apakah dgn penjualan tsb bisa nutupin hutang customer??
      Artikel yg membuat persepsi yg salah bagi customer, dan bagi customer lebih baik anda melapor ke perusahaan tempat anda kredit jika ada permasalahan, bukan dgn artikel yg beginian

      Like

  7. Justru fidusia memperkuat leasing utk melakukan penarikan. Sah secara hukum. Yg penting ada pemberitahuan dulu berupa somasi ke pihak debt.

    Like

    1. Betul yg posting itu gk pernah baca uu fidusia di situ jelas fidusia memiliki hak eksekutorial yg mana itu sama kuatnya dg putusan pengadilan

      Like

  8. Intinya sih harus lihat sisi. Konsumen dan leasing. Kalau gak sanggup byr ya kembalikan unitnya baik2 jgn pas mau ngajuin kreditnya aja datang baik2. Gtu aja. Kokk repottttt…

    Like

    1. Semisal ambil tenor 36x trus sdh mengangsur dpt 24x ternyata tdk mampu melanjutkan angsuran, apa unit serta merta di balikin ke leasing??? Trus uang konsumen 24x angsuran dikemanakan? Krn sistem angsuran disemua pembiayaan, 50% di tenor awal > angsuran lbh besar utk bayar bunga daripada cicil pokok hutang..ini yg gak ferrr….

      Like

      1. Klo kasus begini mas, urusan mudah. Jika sudah 24 bln bayar itu artinya sisa pembayaran anda hanya 1 tahun, anda bisa menjual unit tersebut ke pihak ke 3 lalu lakukan pelunasan ke pihak leasing, biasanya jika pelunasan pasti ada potongan bunga dan hanya dikenakan finalti bunga 5% dari sisa pokok hutang. Dengan begitu anda masih dapat dari sisa penjualan mobil anda dg pelunasan dipercepat, nama baik anda terjaga pihak leasing pun percaya dg anda. Jadi saya semuanya bisa dibuat simple, trkadang konsumen sendiri saja yang membuat susah dg alasan ekonomi sulit, belum sanggup membayarlah, intulah, inilah…ujung2nya semakin lama keterlambatan denda pun semakin banyak dan pihak leasing pun ngejar2 anda untuk pembayaran, mudah2an pencerhan ini dapat ditrima krn pengalaman saya dileasing bekerja sudah 12 thn. Terima kasih

        Like

      2. Uang 24x angsuran kemanakan??? Bukannya konsumen sdh memakai kendaraan selama 24x Bulan…inikan sewa pakai boss. Klo pun unit dikembalikan ke leasing dan trnyata setelah dilelang ada kelebihan dan pokok hutang itu akan dikembalikan tapi Bila trnyata kurang, Apa mau konsumen menutupi Soalnya???

        Like

  9. Yang buat artikel ini pasti motornya di tarik nih. Gak usah ngomong hukum ini itu deh yg gw tau hutang hukumnya wajib. Gak sanggup byr dtg k leasing mnta waktu atau solusi. Kalau gak da solusi ya balikin unit baik2 gak perlu di kejar2 kolektor. Gtu aja kok repotttttt

    Like

    1. gak bs asal blikan unitnya bro umpamanya nunggak yg untung lesing klu model gtu.yg di rugikan konsumen ttp hrs ke pengadilan untuk kputusan narik unitnya.

      Like

  10. Di setiap perjanjian yg di ttd konsumen pasti ada salah satunya perjanjian fidusia. Makanya di baca dulu klo ttd, jgn asal ttd aja hahaha..

    Info diatas dblg leasing klo di tnya surat fidusia ga akan punya, itu salah. Pasti punya, dan ad ttg si konsumen wkt di awal kontrak.

    Sekali lg, harus wajib dibaca surat perjanjiannya sblum ttd, apapun itu.

    Like

  11. mhon solusinx donk
    gni ceritanx waktu 2014 kmrin ad teman sya yang beli motor di manado dia cicil terus waktu bulan 10 kemarin 2014 dia ngga mampu lanjut dan dia jual sama sya 18 juta, jadi maksud kita itu uang 18 juta itu buat nebus adira dan sya sdah tdak berkaitan lgi dengan adira, tapi sya ngga buat perjanjian sama pemilik sebelumya, tiba kemarin bulan 12_ 2015 sya di tahan di jalan oleh pihak.adira di kota bau bau dan motor sya di ambil atas dsar belum.lunas krna z ngga mengerti prosedur yha terpksa sya kasi, pas kemarin tgl 10_2,2016 z dtangi pihak adira dan mereka tidak tau apa2 seolah olah pihak yang menahan motor sya itu mengatasnamakan adira tapi salah satu yang menahan wktu itu salah stu pegawai adira kemudian mereka melelang motor sya tanpa sepengetahuan Kantor mreka,
    jadi minta solusinx donk apa yang hrus z perbuat sangat stres

    Like

    1. Pada awal saat anda melakukan pembayaran ke pemilik apakah ada Kuintansi?? pada saat anda membayarkan sejumlah uang tsb kepada pemilik lama apakah bersama-sama ke kantor leasing bersangkutan untuk melakukan pelunasan?? kalau ada kuintansinya minta balik aja uangnya sm temanmu selaku pemilik awal krn tdk melakukan pembayaran ke leasing..,

      Like

    2. Jangan sekali kali menyerahkan motor ke deb colector tanpa kehadiran orang yg menjadi atas nama pelanggan leasing tsb. Lbh baik aduk fisik dg colector daripada motor dibawa. Kalaupun yg menjadi atasnama kredit dihadirkan di hadapan anda dan motor ditarik colector, minimal utang piutang anda bisa diselesaikan dg ybs. Krn setiap penarikan unit pasti ada surat resmi dari leasing utk penarikan yg di tanda tangani debiturnya.

      Like

    3. Sdh tahu motornya leasing, kenapa waktu beli dari debitur awal nggak sepengetahuan leasing nya. Padahal jelas, pengalihan barang jaminan fiducia pd uu fiducia tidak diperkenankan dan ada pidanya.

      Solusinya, tuntut debitur yg motornya dibeli oleh anda. Kl janji dia ketika terima uang 18 jt akan urus di adira ternyata nggak diselesaikannya maka debitur /penjual itu Sdh nipu anda

      Like

  12. ferdy>>>>knpa ente tdk mlapor ke kntor Adira untk mmferfikasi hal tersebut apa bnar org tersebut pegawainya,trutama mngenai kndaraan yg tlh di lelang tnpa diketahui kntor adira,,kmudian anda bisa jga lapor ke polisi mngenai perampasan kndaraan tersebut,,,,

    Like

    1. sama kjadiannya niy sama gwa…pas gwa lewat di cibinong mtr gwa mau di tarik oleh oknum deb colector ngakunya dari FIF padahal motor gwa udah lunas. Pas klarifikasi di FIF Tuh Oknum maling Debt Colector Langsung Ngacir dengan WAJAH KAYAK DITIMPUK KOTORAN KEBO…NYAHOO DAH TUH….TAHU RASA..SEKALIAN AJA GWA MAKI DENGAN KATA KATA ANXXXXXX

      Like

  13. Artikel ini adalah Artikel Profokasi,,,Memang nda Mengerti…..Tulis Fidusia saja Salah, Yang ada Fidusia bukan Fedusia,,,,,,Jangan Tertipu…………..Saya akan segera laporkan terkait artikel ini….

    Like

  14. gw gk mihak mana2 lah tapi kl gw liat artikel diatas itu sdh sesuai dg UU No 42/99 mengenai Fidusia, jelas pasal 29 UU no42/99, hrsnya dilelang secara umum( dicari yg paling menguntungkan kedua pihak) bukan 1 pihak saja, penjualan objek di bwh tangan hanya boleh dilakukan oleh kesepakatan 2 pihak, kl ada bank/leasing menjual tanpa kesepakatan 2 pihak eksekusi dapat dibatalkan. .ada yg bilang konsumen gk pernah menang di sidang?? tidak benar, banyak cth yurisprudensi mengenai Kredit Macet, ini krn konsumennya banyakan maaf org kecil, jd melongo aja ketika motor ditarik, pernah denger kan suatu Perusahhan besar(gk boleh sebut nama) mengalami kredit macet dg sebuah Bank, apakah berani Bank langsung eksekusi asset yg dijaminkan dg mendatangkan debt collector misalkan, malah debt collectornya ditangkep polisi kan nyatanya? dianggap menggangu ketertiban Umum, aturan mengatur tidak semudah yg dilakukan pihak Bank/ leasing spt realitas debt collector ambil mtr di jalan raya(maaf ya), artinya memang Kreditur dg debitur adalah sama di mata UU. Untuk Bank/Leasing UU sdh mengatur jelas bahwa harus selektif memilih debitur dr sekian calon debitur yg ada jika terjadi wanprestasi sdh ada mekanisme Hk yang mengatur.
    “adalah jenaka(lucu) ketika Bank menberi payung ketika cuaca baik dan mengambilnya kembali ketika Hujan turun”(Munir SH,MH,LLM), paham kan Mksd gw?? ok Tq.

    Like

  15. Yang buat artikel belum mengerti secara dalam tentang fidusia…jgn lupa ada Perjanjian Pembiayaan Konsumen di aplikasi kredit yang sudah ditandatangani kreditur. Somasi 3x tanpa ada respon positif dari kreditur itu sudah cukup untuk menarik kendaraan.

    Like

    1. Fidusia di leasing kurang lebihnya sama dengan HT(hak tanggungan) di Bank. Keduanya berkaitan dg kredit.
      Di buat dg kesaksian notaris(legalisasi).
      Memberi hak tanggungan kpd kreditur.
      Jg memberi jaminan keamanan kpd debitur yg tercamtum namanya di dokumen kepemilikan(BPKB/SHM) atas aset yg tengah dijaminkan. Intinya kedua dua nya memiliki hak atas jaminan tsb selama proses kredit msh berjalan. Jadi ketika ada wanprestasi hrs duduk bersama diselesaikan bersama tanpa ada yg dirugikan. Jangan main jabel. Selama debitur msh ada itikat membayar walaupun menunggak, leasing tdk boleh main tarik unit. Solusinya bisa di rescedule ulang (restruktur kredit). Waktu diperpanjang sehingga angsuran bisa diperkecil yg diharapkan konsumen bisa mengangsur sesuai kemampuan yg ada saat ini. Ini yg namanya kerjasama.
      INGAT : LEASING/BANK TANPA KONSUMEN TIDAK ADA ARTINYA. KARYAWAN LEASING MASIH EXIST(TIDAK PHK) YA KRN MASIH ADA KONSUMEN. intinya yg gaji karyawan itu ya pelanggan.

      Like

      1. Apa btul,bisa bgitu..saya contohx..kredit mobil picup lewat pembiayaan..saya nunggak 2 bula..saya datangi kantornya u/scedule ulang tpi pihak lesing ngk mau…karna hrus melunasi yg 2 bln,br bisa ..lach…itu artix leasing tdk memberikan solusi..tapi ttp di persulit

        Like

  16. Cermari ulasan lo om ;
    daftar fidusia bukan di depan notaris tapi kekantor notaris
    emangnya fidusia mau di plototin notaris doank ha..ha..haaa…

    Berdasarkan PMK No.130/PMK 010/2012 pendaftaran fidusia selambatnya 30 hari setelah perjanjian ditandatangani ke-2 pihak artinya perjanjian ditandatangani setelah debitur bayar DP
    Pertanyaannya ; emang ada debitur yg sudah bayar DP mau pulang tanpa bawa object fidusia (kenderaan???
    Jawabnya ; si om aja kali yg mau.. itu jugaa impossible 😀

    Simplenya ; kredit = kepercayaan

    Lebih jelasnya si om harus banyak belajar ttg fidusia sblm terbitkan artikel, heheheee….

    Like

  17. Tinggal nasib ane dah jadi field collector yang kesusahan. Udah ngutang, ditagih galakan yang ngutang. Kan tai…

    Ditagih angsuran jawabnya “tar gue bayar dua bulan sekaligus”

    Lu pikir punya nenek lu, yang seenak jidat ngomong. Kaga tau apa kerjaan Field Collector tergantung debitur yang bayar. Kaga bayar kaga dapet instentif.

    Suka kesel ama debitur yang sok jagoan

    Like

  18. yg ga dukung artikel ini…saya yakin para kolektor / pekerja di leasing…..banyak cakap kalian…buktinya…kenapa aparat hukum seperti ….polisi…TNI….wartawan…..bahkan pengacara….tidak kalian kasi kredit……ha…kenapa..tidak kalian kasi kredit…..karena kalian takut…sama orang yg tau hukum…..nah….rata rata 90 % nasabah kalian tuh ga tau hukum….itu intinya…..cam kan itu…ini artikel sangat bagus…terima kasih.

    Like

  19. lol sumpah ngakak baca artikel ini, judul sama isinya beda, sob, perjanjian kredit motor sama perjanjian fidusa dan leasing itu beda isinya sesuai kesepakatan kedua belah pihak asalkan tidak melanggar ketentuan yang berlaku

    Like

  20. Informasi yg benar jgn masyarakat di kadali. Yg menentang penjelasan ttg fidusia jgn marah. Kita ini negara hukum bukan negara saenakedewe. Besar harapan perjanjian hrs diselesaikan dgb para pihak, dan jgn ada masyarakat yg dirugikan,inggat Jgn lupa juga konsumen perlu di jaga Hak dan kewajibannya.maaf cari uang jgn bikin org susah.

    Like

  21. Bagi finance penerima fiducia melakukan serifikat fiducia berhak melakukan eksekusi sendiri. Bila kesulitan, finance DAPAT meminta bantuan pihak berwenang. Hal ini diatur dlm uu fiducia.

    Pihak Berwenang itu bisa Pengadilan Negeri, atau Kepolisian. Bantuan ini bisa diminta oleh finance penerima fiducia kl debiturnya KURANG AJAR, TIDAK KOPERATIF, MENGALIHKAN BARANG JAMINAN, MENYEMBUNYIKAN BARANG JAMINAN.

    Bila finance minta bantuan eksekusi kpd PN, mk berlaku psl 200 HIR yg mengatur permohonan eksekusi. Kl finance minta bantuan Polri maka ikuti Peratur@n Kepolisian yg mengatur bantuan kpd finance utk lakukan eksekusi.

    Setiap perjanjian hutang piutang dgn jaminan fiducia yg telah didaftarkan kpd Kantor Pendaftaran Fiducia, MEWAJIBKAN debitur untuk menyerahkan barang jaminan bila debitur gagal bayar dan atau mengalihkan barang jaminan.

    Debitur juga wajib mengganti barang jaminan bila barang jaminan fiducia yg di kuasainya, dihilangkan krn penggelapan, rusak atau tidak lg sesuai dengan kondisi saat debitur pertamakali mengajukan hutang kpd finance.

    Soal keyakinan penulis bhw finance tidak mendaftarkan fiducia adalah keyakinan yg sesat se sesat sesat nya. Dengan dikeluarkan PMK 130/2012, finance finance tlh melakukan pendaftaran di setiap perjanjian.

    Pertanyaannya, parameter keyakinan si penulis ini pakai data empirik nggak ? Ojo asal ngablak.

    Buat penulis sy saranin utk pergi ke Kantor Pendaftaran Fiducia, bandingkan jumlah Pendaftaran setiap bulan sebelum PMK 130/2012 dgn SETELAH PMK 130/2012 berlaku. Terlihat perubahan jumlah yg sangat signifikan di bandingkan dulu.

    Like

    1. Mitra finance suka nyewa preman buat narik mtor/mobil di jalan ga .. ? Yg suka bawa2 hp nokia communicator.. dpinggir jalan trus nyocokin plat nomor gitu ?

      Like

      1. Nanda tunjukan satu pasal yg tidak boleh menyewa penagih atau debcollector…? Gue jamin loe kgk bisa nemu satupun pasal yg tidak boleh nyewa debcollector…..

        Loe…. Gue kasih tahu OJK (Otoritas Jasa Keuangan) bahkan memperbolehkan kreditur meminta/menyewa jasa penagih utk nagih debitur debitur yg kurang ajar dan nggak tahu diri. Yah mungkin seperti loe contohnya.

        Loe buka tuh perpustakaan google… Loe cari aturan OJK No. 29, 30 thn 2015.

        Jadi emang gue nyewa debcollector….. Trs loe mau apa…..??!!

        Like

    2. Saya mantan kolektor memang kalo narik unit kendaraan tidak bisa se enak ny jadi kalian jgn berdebat inti ny cari solusi terbaik

      Like

  22. Reblogged this on karismauyy and commented:
    Pencerahan nih kawan. Jika anda pernah mengalami motor ditarik paksa oleh pihak leasing (saya pernah mengalaminya bersama teman) informasi ini sangat bermanfaat. Monggo langsung di klik bikersoak.com

    Like

  23. banyarlah angsuran tepat waktu, maka tidak akan motor ditarik. kalu tidak mau ribet dengan angsuran belilah secara cash. heheh

    Like

  24. Karena ada Fiducia lah yg membuat pihak leasing mudah untuk menarik motor debitur karna tidak perlu melalui sidang di pengadilan..
    Dan di fiducia sebenarnya ada tenggat waktu yg diberikan pihak leasing ke debitur, jika dalam 1 bulan 14 hari tidak ada pembayaran pihak debitur ke pihak leasing, leasing berhak menyita atau menarik unit dari debitur yg menunggak..

    Like

    1. gitu ya pak..itu yang ingin saya tanyakan…masalah tenggat waktu dalam fidusia…karena yang saya alami baru telat 11 hari sudah ngancam mau tarik jaminan…padahal kita tetap bayar denda kalo terlambat…trims pak infonya

      Like

  25. Gan, ,silahkan anda dtng PT SUMMIT OTO FINANCE atau lbh d kenal dg leasing Oto dan cek satu persatu aplikasi yg ada, ,biar anda tau pihak leasing daftar fidusia atau tdk, ,jgn asal bicara kalau g bnr” tau faktanya

    Like

  26. Ini subtansi perbedaan leasing dengan pembiayaan berbasis syariah; kalau dengan prinsip syariah penjualan unit yang melebihi sisa hutang maka akan dikembalikan kepada krediturnya; jika kurang maka kreditur wajib menambah kekurangan hutang. Inilah esensi syariah, adil dan tidak dzalim. Soal fidusia, yang saya pahami ketika sudah didaftarkan di kemenkumham melalui notaris maka akan memudahkan proses eksekusi karena memiliki hak eksekutorial.

    Like

  27. Itu yg coment,y aga ngotot pasti colector,,atawa sejenis,y dah,,,heheheheh,,piss ah,,😝😝😝😝😝😝

    Like

  28. Makanya jangan main-main sama hutang berbunga…yg di dalamnya jelas RIBA maaf sesuai aturan di agama islam itu jelas haram sesui yg terkandung di dalam al-quran ….allah menghalalkan jual beli dan mengharamkan Riba..RIBA itu dosanya sama saja berzina dengan ibu kandung…dan riba sebagai penghalang semua doa yg kita panjangkan tidak akan terkabul karen RIBA…kalau pingin barang tertentu kita harus sabar dengan nabung kalau dengan instant yaitu pake jalan ngutang yg pasti berbunga yg di dalam nya RIBA…RIBA penghancur dan menjerat juga menyengsarakan….maaf..

    Like

  29. Bagi pihak debitur kalo belum ada uang untuk membayar kewajiban pada saat jatu tempoh, baiknya anda datang dan sampaikan keluhan anda pada pihak creditur,
    (Jangan menghindar dan jangan tunggu di parannin)

    Like

  30. Penulis tidak menjelaskan dengan lengkap dari 2 sisi. Hanya sepihak dari sudut pandang konsumen. Bagaimana denga kasus kredit macet karna diputus jual dari pihak debitur/konsumen yang merugikan pihak kreditur.

    Like

  31. Diantara semua komen diatas, ada satu komen tingkat mahir yg bisa jdi pukulan telak para kolektor kelaparan. setuju sekali dengan komennya @amiricky supanca. komennya sbb: “yg ga dukung artikel ini…saya yakin para kolektor / pekerja di leasing…..banyak cakap kalian…buktinya…kenapa aparat hukum seperti ….polisi…TNI….wartawan…..bahkan pengacara….tidak kalian kasi kredit……ha…kenapa..tidak kalian kasi kredit…..karena kalian takut…sama orang yg tau hukum…..nah….rata rata 90 % nasabah kalian tuh ga tau hukum….itu intinya…..cam kan itu…ini artikel sangat bagus…terima kasih.”. jawab dlu dong kok org yg disebutkan diatas jarang sekali/sangat dipertimbangkan diberi kredit fidusia.

    Like

  32. Dan ingat para kolektor! anak, istri dan keluargamu masih bisa beli makan karena konsumen, baik yg lancar maupun yg macet/nunggak. Gak ada mereka lu semua semua pasti gak ada kerjaan. Gak ada kerjaan yah pasti gak ada gaji alias PHK, dan akhirnya para kolektor jdi terlantar krn gak ada perusahaan yg mau nerima kalian hanya dengan modal otot dan mulutmu saja, selain perusahaan pembiayaan. Sok banget omong kalian.

    Like

  33. sering kali kalau dalam masa kesulitan keuangan unt pembayaran angsuran, pihat lessing kan kasih pemberitahuan. saat itu bisa negosiasi sebetulnya. bila memang tidak bisa mempertahankan kewajibannya. dapat ditinjau kembali… misal awal ambil tenor 24x misal nominal tertentu, tp baru 18x dalam kesulitan keuangan, maka dapat dibicarakan dengan pihak lessing untuk atur kembali pembiayaan angsurannya.. sisa boleh dibayar lagi dgn perjanjian baru sesuaikan kemampuan saat itu. dengan masa tenor yang disesuaikan.
    nah ini terkadang tidak dilakuakan oleh kreditor maupun debitor. al hasil itu sebenarnya yang dilakukan oleh depkolektor tugas utama adalah berkomonikasi dengan pembayar angsuran tsd. klu memang ada niat baik dan sopan santun kedua pihak ini pasti bisa diselesaikan tanpa harus penarikan unit. tp klu terlewati maka terpaksa diburu unitnya… semoga bisa membantu…

    Like

  34. Kasihan pihak leasingnya donk yaa..
    Saya akui artikel ini cukup benar. Tapi saya jamin penulis ga tau apa2 bagaimana situasi di lapangan yang sebenarnya. Sok2an bela hak konsumen, tapi ga ngerti kondisi pasar. Yakin deh, kalo semua yang ditulis ini dijalankan oleh leasingnya. Semua leasing langsung bangkrut. Penulis yg Sok2an ini jadi ga bisa deh kredit motor..Hahahaha

    Like

    1. berarti kesimpulan dari kalimat yang anda sampaikan. “bahwasanya pihak leasing memang sengaja tidak menjalankan itu semua agar tidak bangkrut” berarti dari kalimat anda juga saya bisa ambil kesimpulan bahwasanya anda pegawai leasing. Masih mending dia mau belain hak konsumen, daripada loe yang komennya gak berkualitas.

      Like

  35. Yg nulis artikel ini tolong baca PERATURAN KAPOLRI mengenai Eksekusi Jaminan Fidusia ! , mengenai komentator yg mengatakan bahwa finance tidak berani memberikan kredit kepada para penegak hukum adalah SALAH BESAR krn semua tergantung hasil survey dari cek APPI dan BI checking …. kalo recordnya bagus kenapa ga di acc kreditnya ? Sudah Banyak finance yg memberikan kredit kepada aparat penegak hukum . Pada intinya kalo kita merasa kredit dan sudah mendapatkan hak maka ingat akan kewajiban membayar …. jangan terlalu banyak alasan .

    Like

  36. Yang nulis artikel ” Tukang Gadai gelap”.. Btw tukang gadai malah lebih kejam lo.. Bunganya 10% per bulan klu tidak bisa ambil dalam waktu 3 bulan kendaraan dijual lebih mahal dr gadainya… Klu sudah gini nasabah kehilangan motornya dan masih harus nyelesaikan kewajiban angsuran di leasing… Sementara LPK malah bantu tukang Gadai nya.. Bikin Nasabah Putus asa dan hidupnya lebih sengsara… Kacau bangsa Indonesia klu gini…

    Like

    1. Hahaha….. Lha yg nulis artikel diblog ini orang LPKSM….. Paling kl bukan LPKSM Nasional Jawa Timur ya LPKSM PK PU atau LPKSM nya Kusno, atau LPKSM nya Suwardi … udah apal saya sih sama tabiatnya LPKSM beginian.

      .

      Like

  37. Mau minta pencerahan ini saudara2 setanah air…
    Langsung kepokok nie…saya ada kredit di ADIRA..waktu akad itu total yg harus saya bayar per bulan adalah Rp 445.000.selama 35 bulan.berjalan waktu tanpa ada tunggakan.selanjutnya pada saat pembayaran bulan ke 8/9 (saya lupa tepatnya),dari kasir kantor adira mengatakan ada biaya tambahan biaya Rp 2.000,00 untuk R2 dan Rp 5.000,00 untuk R4 kecil.lalau saya tanyakan kenapa ada tambahan..shg saya harus membayar Rp 447.000,00.(445.000+2000)kata kasir biaya untuk memperluas jangkauan adira ke daerah2…lalu saya enggak membayar dan sempat terjadi adu argumen dan saya diarahkan ke CS.lalu jawaban yg sama..lalu saya kokoh tidak ingin bayar.(yang 2000).ahirnya merwka ok kan katanya.lalu bln depan diminta lg…ini bagi saudara2 yang paham hukum dan jika ada yg kebetulan bekerja atau bahkan pemodal /pemilik adira…mohon penjelasan…..terimakaaih

    Like

  38. MITRA FINANCE .belum pernah masuk daerah lampung ya. Di coba dulu ya ke padang ratu lampung tengah .
    bawa sebanyak nya dep kolektor.
    Insya allah pulang nama semua.
    HEHEHE……

    Like

  39. Intinyamah…..berani ngutang, ya berani bayarlah. Alasanmah gampang dibuat wat mangkir dr kewajiban n gtu aja koq repot…..heee

    Like

  40. Intinyamah…..berani ngutang, ya berani bayarlah. Alasanmah gampang dibuat wat mangkir dr kewajiban dan scr pribadi prnah ngutang motor 3thn. Gtu aja koq repooooot……..heee

    Like

  41. kalau leasing melakukan gugat perdata mau ngeluarin biaya & waktu berapa untuk sidang? apalagi yg mau ditarik cuma motor. Trus kreditur baru ngasih motor sampai keputusan hukum tetap di pengadilan, bisa bangkrut leasing nya

    Like

  42. Ane pernah mengadaikan motor di ad**a, trus ane telat bayar 8 hari karena ad tugas luar kota, trus motornya disita waktu dipake Ibu ane, trus langsung dijual, akhirnya ane harus nebus tu motor di di dealer, sampe sekarang para bajingan disana dicari ga pernah ad, ane harus bagaimana, trus ad hubungan ama uu fudisia ato ga ya, mohon pencerahannya, cz ane kehilangan duit sampe 3 kali lipat. Makasih

    Like

  43. Saya cma liat fakta yg ada deb colector kena batunya kebenaran tetangga saya mertuanya seorang hakim wktu itu memang motor batu telat bayar 1 blan tpi sdh mau d tarik sma debt colection..pas d tnya perjajnjian beliau menanyakan fiducianya tpi jlas smua d putat balikan akhir dia melapor k kntr polisi dgn d dampingi mertuanya yg hakim..akhrinya deb colection itu d tahan d kntr polisi..smua itu sya hanya garis bawahi..debt colection itu premanisme kalian bsa ko laporin k pihak berwajib…krna tdk resmi yg dia lakukan..yg resmi memang dri pengadilan..krna pihak lisiing bnyak merugikan konsumen…maaf sekedar info saja..!!

    Like

  44. haha nunggak mas? ya klo ga nunggak juga ga bakal di tagih..lagian klo emg ga mampu, ya gausah kredit..segala sesuatu yg menyimpang dari perjanjian pembiayaan kontrak dalam hal debitur wanprestasi, pihak kreditor berhak menarik asset yang mereka punya dengan biaya biaya yang akan ditanggung debitur..panjang lah debat beginian..intinya klo emang ga sanggup bayar, gausah ngeles..

    Like

  45. hahaha benerin dulu deh penulisan ejaan yang salah tiap komentar baru mikirin yang lain daripada saling tuding,soal infonya salah atau benar kan bisa googling terus dibandingkan hasil googling yang ada dengan infonya

    Like

  46. Diagama mn pun ada gk yg mengesahkn hutang bs tdk dibayar sampai kita mati?
    sperti saya muslim. Rezky tdk akn terganti ke orng lain. Tp ingat, harta itu urusan dunia, klo nmnya hutang di bw sampai mati.. kt bersyukur ada orng yg mengingatkn kt akn penyelesaian hutang kt..

    Mo diambil lising pun gk pp. Malah rejeki berdatangan sana sini..

    Di ajukn kepengadilan pun. Klo lising membayar hakim. Sm aj dengan di lelang di sesuaikn dengan harga yg dpt melunasi hutang. ” yakin bisa jual lebih tinggi? Nm aj barang lelangan… tp klo masalh rugi, gkn ada yg rugi krn klo hampir lunas barang yg di fiducia kn bs di jual sm konsumen dan hasilnya buat melunasi di lembaga keuangan. Knp di tarik, krn konsumen sendiri sudah pasrah krn dijual pun kendaraanya blm tentu hutang nya bs lunas. Hayo pilih yg mn.

    Like

  47. Ah w sih terserah lu pada, intiny klo g mau ribet n g mau rugi krna mslh financial lu yg paspasan tp maksa ngredit itu konsekuensi lu…toh surveyor jg biasany suruh u baca smw sblm lu tnda tngnin, klo ad pertnyaan yg ganjel kan u bs tanya aj sm surveyorny…slanjutny di acc ap gak kan gmn si surveyor & leasing yg nentuin… G mau ribet mslah gono gini mnding jgn bnyk gaya…mnding nabung amp bs bli cash….simple

    Like

  48. Udah .. intinya kalo utang dibayar mas, ga usah nggeladrah kemana2 .. Ga mau ditarik yo bayar utang mu, mau make motor ga mau bayar .. Pakai alasan aneh2 lagi, dan bayar nya tepat waktu, sesuai jatuh tempo, kan jatuh tempo yang nentuin nasabah sendiri .. Kalo ngerasa ribet dengan aturan ga usah kredit, beli cash aja .. Trims

    Like

  49. Teman2 semua,mohon pencerahan
    Mengenai fiducia.
    Hak konsumen dari fiducia itu apa aja…
    Apakah konsumen berhak meminta bukti kalau sudah di daftarkan fiducia?(foto copy/di foto)
    Salam

    Like

  50. Supaya semakin jelas lebih baik agan-agan semua membaca link / file pdf di bawah ini:

    TESIS
    EKSEKUSI OBYEK JAMINAN KENDARAAN BERMOTOR DALAM PERJANJIAN PEMBIAYAAN NON BANK YANG TIDAK DIDAFTARKAN JAMINAN FIDUSIA

    http://www.pps.unud.ac.id/thesis/pdf_thesis/unud-957-587240083-ray-tesis%20akhir-pp-bawah.pdf

    Kutipan dari tesis tersebut: “Lembaga pembiayaan juga dapat ditemukan tidak melakukan kontrak pembiayaan dengan debitur dihadapan notaris, sehingga perjanjian tersebut hanya mempunyai kekuatan pembuktian sebagai perjanjian dibawah tangan karena tidak ada akta notaris sebagai kekuatan hukum atas perjanjian tersebut.
    Menurut ketentuan yang diatur dalam Pasal 1320 KUHPerdata menyatakan bahwa salah satu syarat sahnya suatu perjanjian harus memenuhi syarat objektif yaitu suatu hal tertentu dan objek yang halal. Apabila kemudian syarat objektif tersebut tidak terpenuhi, maka perjanjian yang dibuat batal demi hukum. Perjanjian itu dianggap tidak ada, dan tidak ada hak untuk pihak manapun melakukan penuntutan pemenuhan perjanjian tersebut di mata hukum”

    Nah lo, waktu pengajuan pembiayaan / ttd perjanjian pernah gak dihadapkan dengan notaris? kalo gak ya artinya perjanjiannya batal demi hukum… Mari agan-agan, kita jadi konsumen cerdas!

    Like

  51. Kasus ini baru saja aq alami, sy merasa di kuntit org banyak naik motor dr jember sampai banyuwangi. Dan di banyuwangi akhirnya sy di cegat di tengah jalan n di giring ke kantor leasing terdekat, disitu baru terjadi perampasan secara halus. Sy sudah tanyakan surat fidusia dr PN mereka tidak bisa menunjukkan. Sementara sy bawa anak2 kecil n bayi, dan benar saja, sy di pulangkan dr banyuwangi tanpa mobil sy.
    Sy sudah tdk mau ttd surat penyerahan mobil, tp suami kasian anak2 terlantar di jalan n ingin segera pulang ke sby. Akhirnya suami yg ttd surat penyerahan kendaraannya.
    Nah, yg sy tanyakan disini, masih ada kemungkinan kah leasing bisa sy tuntut karena, sy tidak mendapat somasi sebelumnya, baik via telp atau surat resmi, kedua, leasing tidak bisa menunjukkan akta fidusia kendaraan sy. Ketiga, bagaimana proses selanjutnya?
    Mohon jawaban dr org2 yg berpengalaman. Karena sy awam dg hal2 ini.. terima kasih

    Like

  52. jangan saling berdebat jangan saling timbulkan kebencian antara sesama manusia,,,dalam artikel menerangkan udah jelas motor d cabut ato di sita oleh deb colector d alan ato d rumah itu tindakan pidana harus ada putusan dari pengadilan baru bisa di eksekusi dan juga teman teman yang mengajukan kredit mtor pd pihak finance gk pernah tau dan ndak mau tau dengan masalah yang gini gini fidusia kek apa kek namax ,yang penting motor yang mau d kredit tu cepat kluar dan siapa yang salah dan harus d salah kan dua duax,,,,yang mau kredit nggk mau tau dan yang ngasi kredit (finance ) slalu sita kendaraan d jalan dengan tampang yang serem ,badan yang kekar,gertakan yang aduhai itulah pada kenyataan yang terjadi ,,,dan jangan pernah saling salahkan antara satu sama lain ,,ok picks

    Like

  53. seru juga nih perdebatan argument….bs jadi bahan berita yg menarik buat dilihat,didengar dan dibaca semua org…lanjutkan sy mah memantau dari sini saja..

    Like

  54. saya punya pertanyaan ni buat mas2nya saya pernah kredit motor ..tetapi jelang beberapa bulan saya memutuskan untuk tidak menerusi kredit motor ini…saya juga ga pernah telat untuk bayar cicilannya…saya memutuska untuk tidak lanjut membayar cicilan motor itu karna uang kepake untuk alam bapak saya yg sedang sakit keras di rumah sakit…saya langsung bilang ke orang yg biasa menagih uang cicilan motornya ke saya bahwa saya tidak bisa lanjutkan cicilan motor..saya dapet surat penarikan motornya….jelang beberapa bulan tiba2 ada surat dateng dari PT.motor tersebut…tertulis disitu bahwa saya mesti bayar kekurangan sebesar 5,8 juta…motor sudah ditarik dan ada tanda penarikan motor itu kenapa saya mesti bayar kekurangannya…tertulis di sura itu eksekusi jaminan fidusia…motor udah di tarik kenapa saya mesti bayar kekurangan motor itu…

    Like

    1. biasanya karena ada kesepakatan titip jual, jika terjual harga motor sangt rendah sedangkan hutang lbh banyak, maka nasabah disuuruh bayar kekurangannya… nah…. riba itu diapa apain tetep merugikan konsumen…

      Like

  55. Sekedar masukan om, daripada bikin artikel tntang fidusia bla bla bla bla abcdefhhijklmn 0123456789…
    Lebih baik nulis artikel, CARA KREDIT/MEMILIH LEASING YANG BAIK DAN BENAR, solusi bagi masyarakat awam.

    Like

  56. Mana collector atau eksternal… Gue kredit mobil nunggak 1tahun ndak jg ditarik, sudah ada 70 manusia collector barangkali yg sudah nyamperin gue, bilang aja “kalo mau eksekusi tarik barang harus ada putusan pengadilan” ini perdata broo, siapa suruh gue kredit mobil jaminan fidusia ndak loe kasih, akhirnya loe sendiri yang repot

    Like

  57. saya punya pengalaman. di saat jam 3 pagi datang 6 orang deb collector kerumah, krediturnya adalah orang tua saya. Nah di saat itu ketepatan orang tua lg diluar kota krn ada saudara kemalangan. orang tua saya telat bayar 1 bulan atau tepatnya 1 bulan 2 minggu. Si DC bersikeras untuk menarik padahal 3 hari sebelum kejadian orang tua saya dtg ke kantor untuk memohon agar diberi 1 minggu waktu untuk membayar. Otomastis saya bersikeras tidak kasih ditarik. ternyata eh ternyata DC itu gak peduli dan itu mobil dipaksa dibongkar kuncinya. karena mereka datang dengan montir. dan saya malah dibentak-bentak. akhirnya saya masuk rumah agar tidak menyaksikan pembongkaran itu agsar saya bisa mengadu ke polisian atas dasar pencurian, karna unit berada di depan rumah. ternyata sewaktu melapor kepolisian laporan saya di tolak padalah saya punya bukti jelas rekaman CCTV sewaktu mereka membongkar itu unit. rupanya itu polisi-polisi sudah di suap oleh pihak leasing. karena sebelumnya dia menelepon kepala cabang “ADIRA” di depan saya. dan besok paginya orang tua pulang dari luar kota dan langsung memakai jasa pengajara. kejadiannya baru 3 hari yang lalu, dan proses hukumnya masih berjalan sampe sekarang.

    Like

  58. Hello,
    Ini adalah untuk memaklumkan kepada orang ramai bahawa Puan Janet Robort, pemberi pinjaman pinjaman peribadi mempunyai membuka peluang kewangan untuk semua orang yang memerlukan apa-apa bantuan kewangan. Kami memberi pinjaman pada kadar 2% kadar faedah kepada individu, syarikat dan syarikat-syarikat di bawah terma dan syarat yang jelas dan mudah difahami. hubungi kami hari ini melalui e-mel di: (janetrobort@gmail.com)

    Like

  59. Bagaimn dgn kendaraan yg hilang.sementara masih kredit.cicilan 36x sdh berjln 3x.laporan ke polisi jg g di tanggapi karna stnk ikut di bawa perampas

    Like

  60. Dari hukum uud juga udah betul salah perkredytan leasing apa lagi hukum islam..
    Apakah pas kita trima motor ijab kabul???
    Dari situ kalo kita telat byar pun ga ada hukum yg kuat broo apa lagi ga ada feducia..
    Mau buka pake uud yg mna sok gua jabanin

    Like

  61. Anda memerlukan pinjaman? Adakah anda seorang lelaki atau wanita dan anda memerlukan pinjaman untuk meningkatkan perniagaan anda ?? Adakah anda memerlukan modal untuk memulakan perniagaan? Apapun masalah kredit anda mungkin, di sini datang bantuan anda kerana kami menawarkan pinjaman kepada individu dan syarikat di rendah dan berpatutan suku bunga. Hubungi kami hari ini di (CHOSENLOANFIRM@GMAIL.COM)

    Like

  62. Gw pernah jadi deb col… ternyata setelah gw fikir fikir tuh hasil dari uang yg ga 100% halal buat keluarga…
    Sifat memaksa dan menagih kepada konsumen sangat tidak wajar…
    Saat menagih kepada nasabah ketika unit tidak ada atau pun berada dalam LSM sulit buat deb menagih nya… dan pihak LSM pasti memberi surat back.up’an untuk nasabh…
    Coba kalian para deb col… mikir akan perilaku kalian terhadap nsbh yg susah nya mencari uang bukan seperti itu kalian bekerja menjadi telunjuk financia…
    Kenapa setiap deb.col yg rata rata ga mau nagih lagi nsbh yg sudah ada surat back.up’an dari pihak lembaga…
    Apa ada kaitan nya dengan pihak financia tersebut atau kah mereka tidak tahu masalah hukum…
    Karena yg saya tahu para External di jalanan memakai jasa LSM juga…
    Mohon jawaban nya untuk yg sudah tahu akan hukum di dunia leasing.

    Like

  63. Temn Sy jaminkan bpkb motor,ada tunggakan tp siap bayar kok tiba2 ditarik lgs olh DC dijalan tnp surat tugas,jaminan fiducia dipaksa ttd,paksa mnta stnk&kunci ini udh tindak pidana,skrg gue tanya kalian yg otot2 bgni,tindakan bgtu apa benar dc yg disewa lesing,kl mengaju pada uu jelas yg pling banyak konsmn yg dibodohi,ditipu oleh tindakan seormg intk menguntungkan diri sendiri,rata2 kredit tidk permh dijelaskan fiducia hnya disurh ttd,krn apa ada yg disimpan kreditur mengenai hal ug bisa tdk memdapatkan untung,dmna2 kreditur tdk permh rugi kl unit ada,maaf kl salah

    Like

  64. ijalan tnp surat tugas,tanpa jaminan fiducia,dipaksa ttd,paksa mnta stnk&kunci ini udh tindak pidana,skrg gue tanya kalian yg otot2 bgni,tindakan bgtu apa benar dc yg disewa lesing,kl mengaju pada uu jelas yg pling banyak konsmn yg dibodohi,ditipu oleh tindakan seormg untuk menguntungkan diri sendiri,rata2 kredit tidk permh dijelaskan fiducia hnya disurh ttd,krn apa ada yg disimpan kreditur mengenai hal perjanjian bisa memdapatkan untung tnp diketahui knsumen,dmna2 kreditur tdk permh rugi kl unit ada,ada brapa DC yg dipenjara perkara ini krn tindakan pidana dg perampasan terhdp knsmn dan rata2 pegawai kreditur tutup mata aplg udh dpt unit yg dilakukan DC,maaf kl salah,toh wan prestasi tp kl ada kebijakan dr pemberi kredit mngkn sm2 untung kec kl ada knsmn yg nakal brarti udh merugi diri sndiri,atahu sy unit tdk ketemu pun pihak pemberi kredit tdk rugi krn mereka menjaminkan aset unit kpd asuransi kerugian aset

    Like

  65. Udah udah….intinya yg udah pernah punya pengalaman pahit utang di leasing ,mending menyarankan ke saudara dan tetangga saja jangan ngutang di leasing ”karena hampir semua leasing itu hanya mau untung” leasing adalah lembaga keuangan bukan bank,jdcuma utung untung dan untung….ga usah membantah kalian orang leasing!!!? Dan harap kalian catat dan renungkan yah temen2 leasing!!jangan terlalu dalam menghisap darah sesama ,kasihanilah anak istrimu kamu kasih makan dari hasil menghisap darah orang orang

    Like

  66. Aku dak tau
    yg psti ny kata nenek moyang yg nama ny utang tu harus di bayar krna klau gk tanggug sendiri risiko ny di ahirat klau dk saggug byr jgn ngutang ok
    para2 yg tukg utang bagsat

    Like

  67. Membutuhkan pinjaman setiap membantu Hubungi kami hari ini melalui email ke: (gonzalezandresloan@gmail.com)

    Like

  68. ga usah bawa² aturan, ga ush UU. nyatanya podo golek ceperan dewe² gae seneng²… di atas kerugian kreditur, uang ² orang tak mampu yg sebenarnya udh berusaha maks untuk bayar hutang, lek sugeh ra mungkin gelem utang, pilih kontan. kon mikir dewe² seng dadi colector..
    jd kl konsumen kabeh bayare penak, kolektor ora kangge, bayare di kantor. colector nganggur, tetep bersyukuro, karna ada nasabah molor, macet tenagamu di butuhkan !!!, tp ingat kebiasaanmu mencari kesenangan di atas penderitaan org lain, akan kamu terima juga balasanya…! ! !

    Like

  69. Intinya semua pekerja leasing adalah orang2 munafik..orang munafik paling paling dibenci tuhan…semua bicaranya melakukan pembenaran…jd kerja nagih itu juga harus pake hati,mana yg pantas dieksekusi dan mana yg tidak…jd buat para pnagih otak juga harus dipake jangan otot saja…krn karma itu berlaku…

    Like

  70. Saya juga mau curhat nih kejadian udah dua minggu kemarin unit motor dipaksa ditarik oleh leasing Adir* menggunakan pihak DC…sebenarnya itu adalah unit milik om saya yang sudah almarhum beberapa bulan yang lalu ,yg berdomisili di kota A dan terpaksa pihak keluarga(adiknya) meneruskan cicilan dan unit dipakai oleh saya sebagai ponakan,dan unit motor pun saya pakai di kota B,pembayaran /angsuran saya bayarkan di adira dikota saya.Dan tidak lama setelah unit disita saya mengurus ke kantor adira dan diharuskan untuk diurus ditempat asal unit di beli yaitu kota A. Saya bersama ahli waris yaitu istri om saya mengurus perihal masalah ini. Namun ternyata saya tidak bisa mengambil unit kembali,oleh pihak leasing saya diharuskan utk membayar lunas cicilan motor tsb,motor tidak dapat lagi diangsur sebagaimana mestinya,dan motor dikatakan akan dilelang bila dlam beberapa hari tidak dilunasi.dikarenakan oleh pihak leasing bersangkutan telah menyalahi metode pembayaran sebagaimana mestinya,disini saya merasa gagal paham dan merasa dirugikan karena pihak org tua saya/keluarga saya telah membayar ciclan sebanyak 7X dan apabila saya tidak melunasi akan dilelang unit motor tsb. Setahu saya motor masih bisa diangsur apabila terdapat ahli waris yg melanjutkan hutang2 debitur??dan bukankah ini juga dapat diartikan dengan pemutusan sepihak.Saya mohon pencerahan saudara2 sekalian apabila mengetahui penjelasan atas kejanggalan agar saya tidak merasa dirugikan dlm hal ini. Dan hal apa yg sebaiknya saya lakukan untuk masalah ini..Terimakasih

    Like

  71. Artikel yg menyesatkan.. udah gila ni yg buat artikel..ingat bro..jgn asal mau make motor kredit enak2 sj.. tiba byr kredit/kewajiban utang anda lupa.. lonte sj klu kt kentot pasti marah klu g bayar.. sekalipun lonte tdk buat perjanjian dgn anda tp lonte bs dj mencakar2 mulut anda yg asal comment. Leasing ambil motor anda krn anda tdk beritikad baik.. makanya jgn besar pasak dari tiang..g sanggup kredit..ngspain kredit..anda tdk dipaksa atau di pukul leasing klu g mau kredit kok..gitu aja reppot

    Like

  72. Mohon pencerahannya om, mobil saya nunggak 2 bulan lewat 10 hari, dan katanya sudah ditangani eksternal, mereka meminta biaya penanganan lebih besar dari angsuran saya, dalam kontrak perjanjian tidak ada tertulis biaya penanganan eksternal, saya ke lising mau bayar 2 bulan ditolak dengan jawaban harus melalui eksternal, jadi jalan keluarnya bagaimana ya om? Terimakasih

    Like

  73. DC nya kayak anjing pantek, lunasnya 25 juta cuma karna telat beberapa bulan aja unit mau ditarik padahal hanya 5 juta lagi unit udah lunas, malah ni oknum DC pantek mau buru2 narik unit org, kan pihak leasing yg kayak anjing kan?

    Like

  74. menurut saya pribadi. pada prinsipnya fidusia itu wajib harus di daftarkan.. dan apabila debitur wantprestasi atau cidera janji. maka pihak kreditur tdk perlu lagi mnunggu putusan pengadilan untuk mengeksekusi jaminan tersebut. karna berlandaskan dengan uu no 42 thn1999, Fidusia.
    Pasal 15
    (1) Dalam Sertifikat Jaminan Fidusia sebagaimana dimaksud dalam Pasal 14 ayat (1) dicantumkan kata-kata “DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA”.
    (2) Sertifikat Jaminan Fidusia sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) mempunyai kekuatan eksekutorial yang sama dengan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.
    (3) Apabila debitor cidera janji, Penerima Fidusia mempunyai hak untuk menjual Benda yang menjadi objek Jaminan Fidusia atas kekuasaannya sendiri.
    Pasal.
    maka penjelasan uu diatas mungkin sudah bisa di fahami. karna kekuatan dri surat fidusia tdi kekuatanya sama dngan putusan pengadilan.. terkecuali dalam hal pembiayaan atau finance tersebut tdk mendaftarkan fidusia tersebut sehingga harus melalu mekanisme litigasi atau pengadilan, dn hakimlah yg memutuskan dapat tdknya di lakukan eksekusi jaminan.. tpi prinsipnya finance tersebut melakukan penyimpangan hukum,karna fidusia itu WAJIB di daftarkan..

    Like

  75. Mungkin maksudnya adalah ngasih tau hak konsumen,,tapi gak balance gak di dikasih tau hak financenya juga,,,.. cuma saya khawatir artikelnya di salah artikan oleh oknum oknum yang akan merugikan semuanya… so webnya jadi rame banyak pengunjungnya,,, : )

    Like

  76. Jangan mau dkadalin lesing,terkadang vidusia y aja cacat,dan klu cacat pihak kepolisin jga gk maau lanjut kasus y,soal y pasti berujung mentah klu ktmu konsumen yg paham,untuk para konsumen jngn mau d bodohi lesing,yg penting unit msh beradad atas nma,krna atas nma lah yg kuat untuk pertahan kan unit trsebut

    Like

  77. Maaf agan agan semua yg tau masalah fidusia, mau nanya ni boleh ga kita minta dokumen atau foto coba berkas fidusia kpd leasing

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s