report wa-1 lagi

Setelah kira-kira sebulan make wa-i ini, maka yg dapet saya katakan ialah :
1. Usahakan setelan motor jangan dibikin se-lean/ irit mungkin, soalnya bgt gas dibejek malah jadi kurang sip larinya. Cuman ntar pas mesin nyala pertama, stasionernya agak kacaw.
2. Pas mesin dingin jangan aktifkan wa-i, karena malah akan memperlambat mesin mencapai suhu ideal. Aktifkan saja wa-i setelah kira-kira mesin jalan 300 meter.
3.Masih belum menemukan efek negatif di mesin.
4.Busi jadi lebih bersih, jika sebelumnya dikasih setelan irit busi memutih, maka dg wa-i busi bisa lbh bagus. Jika sering di geber maka busi tidak gampang berjelaga lagi.
5. Mengurut gas jadi beda jika tanpa wa-i, coz dg wa-i malah ngurut gas jadi lebih halus, gak perlu kasar-kasar.
6. Jika mau luar kota, lebihkan aja debit wa-i krn ternyata dg debit air yg besar akan berefek di rpm atas lbh bagus walau cm sedikit.
7. semakin banyak campuran alkohol maka semakin gede torsinya, cuman alkohol lbh gampang menguap. Mungkin ada ide bwt menyemprotkan alkohol ber-presentase besar ke moncong karbu, karena molekulnya lbh meng-akrabkan diri ama udara, tentunya dg tanki penampung yg rapat.
8. Masih perlu modifikasi pengapian, misal ngerubah CDI bertiming lbh maju, tapi blm ada doku bwt itu… hikkss….
9. ….. dst….

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s